Negara Negara ASEAN Part 2
4. Filipina
Filipina adalah sebuah negara kepulauan di Asia Tenggara yang berada di lingkar pasifik barat. Filipina dikuasai oleh Kerajaan Spanyol selama 265 tahun mulai dari tahun 1565 hingga tahun 1821. Namun pada perang Amerika-Spanyol di tahun 1898, Amerika Serikat berhasil menguasai Filipina dan menjadikannya sebagai salah satu negara persemakmuran dibawah Amerika Serikat pada tahun 1934. Pada Perang Dunia kedua, Filipina juga pernah diduduki oleh Jepang. Filipina memperoleh Kemerdekaannya dari Amerika Serikat pada tanggal 4 Juli 1946 dengan nama negaranya adalah Republik Filipina (Republic of Philippines). Ibukota Filipina adalah Kota Manila.
Secara Astronomis, Filipina terletak di antara 4° 40′ LU – 21° 10′ LU dan 116°40’BT -126°34′ BT. Sebelah Barat Filipina adalah Laut Cina Selatan, Sebelah Timur adalah Laut Filipina sedangkan di sebelah Selatan adalah Laut Sulu dan Laut Sulawesi. Tidak ada negara yang berbatasan darat dengan Filipina yang memiliki pulau sebanyak 7.107 ini.
Filipina memiliki luas wilayah sebesar 300.000km2dengan jumlah penduduk sebanyak 102.624.209 jiwa. Mayoritas penduduk Filipina memeluk agama Katolik (82,9%). Filipina menggunakan dua bahasa sebagai bahasa resminya yaitu bahasa Inggris dan bahasa Filipina yang pada dasarnya adalah bahasa Tagalog. Negara Filipina merupakan Negara Kepulauan Terbesar kelima di dunia dan juga negara yang memiliki garis pantai terpanjang kelima di dunia. Filipina memiliki garis pantai sepanjang 36.289km.
Filipina merupakan negara yang menganut sistem pemerintahan Republik Presidensial yaitu sistem pemerintahan yang kepala negara dan kepala pemerintahaannya adalah Presiden dan wakil Presiden yang dipilih oleh rakyat Filipina untuk masa jabatan 6 tahun. Presiden Filipina juga merupakan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata.
Di hubungan luar negeri, Filipina merupakan anggota PBB dan beberapa lembaga lainnya yang berada di bawah PBB dan juga anggota ASEAN dan APEC. Filipina adalah salah satu negara pendiri ASEAN.
Di bidang perekonomian, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Filipina berdasarkan Paritas Daya Beli adalah sebesar US$ 801,9 miliar (2016) sedangkan PDB Nominalnya adalah sebesar US$ 311,7 miliar (2015). Pendapatan Perkapita rakyat Filipina adalah US$ 7.700,-. Komoditas Pertanian/Agrikultur yang dihasilkan oleh Filipina diantaranya adalah tebu, kelapa, beras, jagung, pisang, mangga, nenas, daging babi, daging sapi dan telur. Sedangkan di perindustrian, beberapa produk yang dihasilkan adalah garmen, produk perakitan elektronik, Farmasi, bahan kimia, Sepatu, bahan makanan, perminyakan dan produk-produk kayu.
Ibukota : Manila
Luas Wilayah : 300.000 km2
Jumlah Penduduk : 104.256.076 jiwa (estimasi Juli 2017)
Bahasa : Filipino (Tagalog) dan Inggris
Mata Uang : Peso (PHP)
Hari Kemerdekaan : 12 Juni 1898 (dari Spanyol)
Lagu Nasional : Lupang Hinirang (Chosen Land)
Tanggal Bergabung dengan ASEAN : 8 Agustus 1967 (negara pendiri)
Luas Wilayah : 300.000 km2
Jumlah Penduduk : 104.256.076 jiwa (estimasi Juli 2017)
Bahasa : Filipino (Tagalog) dan Inggris
Mata Uang : Peso (PHP)
Hari Kemerdekaan : 12 Juni 1898 (dari Spanyol)
Lagu Nasional : Lupang Hinirang (Chosen Land)
Tanggal Bergabung dengan ASEAN : 8 Agustus 1967 (negara pendiri)
5. Singapura
Singapura adalah sebuah negara maju yang terletak di Asia Tenggara. Negara pulau yang hanya memiliki luas wilayah 697 km² ini memegang peranan penting dalam perdagangan dan keuangan internasional. Negara yang sebelumnya merupakan koloni Inggris ini pernah bergabung ke Federasi Malaysia pada tahun 1963 setelah memperoleh kemerdekaan dari Inggris. Namun dua tahun kemudian yaitu tahun 1965, Singapura berpisah dengan Federasi Malaysia dan resmi menjadi negara yang berdaulat. Tanggal 9 Agustus 1965 yaitu tanggal berpisahnya Singapura dengan Federasi Malaysia diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Singapura.
Sebagai negara maju, Singapura memiliki pendapatan perkapita yang sangat tinggi yaitu sebesar USD. 87.100,- dengan Pendapatan Domestik Bruto nominal (PDB Nominal) sebesar USD. 487,9 miliar. Pendapatan Perkapita tersebut menjadikan Singapura sebagai salah satu negara terkaya di Dunia. Tulang punggung perekonomian Singapura adalah pengolahan barang impor dan ekspor terutama pada industri manufakturing seperti elektronik, pengolahan minyak bumi, bahan kimia, perkapalan, pengolahan karet dan pengolah makanan. Selain industri manufakturing, Industri-industri lain yang penting bagi perekonomian Singapura adalah perbaikan kapal, jasa keuangan dan perbankan, pariwisata serta perdagangan entrepot (pelabuhan perlintasan kapal). Pelabuhan Kargo Singapura yang melayani perdagangan entrepot ini merupakan salah satu pelabuhan kargo tersibuk di dunia. Pertumbuhan ekonomi Singapura pada tahun 2016 adalah sekitar 2%.
Baca juga : Daftar Negara-negara Maju di Dunia.
Baca juga : Daftar Negara-negara Maju di Dunia.
Secara Astronomis, Singapura terletak di antara 1⁰11’ LU – 1⁰28’ LU dan 103⁰38’BT – 104⁰5’ BT. Singapura merupakan negara pulau yang tidak memiliki perbatasan darat dengan negara lainnya. Jika dilihat dari perbatasan lautnya, Singapura berbatasan dengan Malaysia di sebelah Utaranya yang dipisahkan oleh Selat Johor. Sedangakan di sebelah Selatannya berbatasan dengan Indonesia dengan Selat Singapura sebagai batas pemisahnya.
Sistem Pemerintahan yang dianut oleh Singapura adalah sistem pemerintahan Republik Parlementer yang kepala negaranya adalah seorang Presiden. Presiden Singapura dipilih langsung oleh rakyatnya setiap 6 tahun. Sedangkan kepala pemerintahannya adalah Perdana Menteri yang dipilih oleh setiap 5 tahun melalui pemilihan umum parlemen.
Singapura memiliki jumlah penduduk sebanyak 5.781.728 jiwa, mayoritas penduduknya adalah etnis Tionghoa yaitu sekitar 74,3% kemudian diikuti oleh etnis Melayu dan etnis India yang masing-masing berjumlah 13,4% dan 9,1% dari keseluruhan jumlah penduduk Singapura. Terdapat 4 bahasa yang ditetapkan sebagai bahasa resmi Singapura. Keempat bahasa tersebut diantaranya adalah bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Melayu dan bahasa Tamil.
Di hubungan luar negeri, Singapura merupakan salah satu dari lima negara pendiri ASEAN pada tahun 1967. Lima Negara Pendiri ASEAN ini diantaranya adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Singapura. Singapura juga merupakan anggota APEC dan PBB serta lembaga-lembaganya lainnya yang dibawah PBB.
Ibukota : Singapura
Luas Wilayah : 697 km2
Jumlah Penduduk : 5.888.926 jiwa (estimasi Juli 2017)
Bahasa : Inggris, Melayu, Mandarin dan Tamil
Mata Uang : Dolar Singapura (SGD)
Hari Kemerdekaan : 9 Agustus 1965 (dari Federasi Malaysia)
Lagu Nasional : Majulah Singapura
Tanggal Bergabung dengan ASEAN : 8 Agustus 1967 (negara pendiri)
Luas Wilayah : 697 km2
Jumlah Penduduk : 5.888.926 jiwa (estimasi Juli 2017)
Bahasa : Inggris, Melayu, Mandarin dan Tamil
Mata Uang : Dolar Singapura (SGD)
Hari Kemerdekaan : 9 Agustus 1965 (dari Federasi Malaysia)
Lagu Nasional : Majulah Singapura
Tanggal Bergabung dengan ASEAN : 8 Agustus 1967 (negara pendiri)
6. Brunei Darussalam
Brunei Darussalam adalah sebuah negara monarki absolut yang terletak di Asia Tenggara tepatnya di bagian utara pulau Kalimantan. Monarki absolut adalah sistem pemerintahan yang kepala Negara dan kepala pemerintahannya adalah seorang Raja atau Sultan. Di Brunei Darussalam, Kepala Negara dan Kepala Pemerintahannya adalah seorang Sultan yaitu Sultan Hassanal Bolkiah yang juga merangkap sebagai Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan. Ibukota Brunei Darrussalam adalah Kota Bandar Seri Begawan.
Secara astronomis, Brunei Darussalam berada di antara 4°LU – 5°LU dan antara 114°BT – 115°BT. Brunei Darussalam yang terdiri dari dua wilayah terpisah ini dikelilingi oleh Serawak yang dimiliki oleh Malaysia. Hanya sebelah utaranya adalah Laut China Selatan sedangkan di sebelah selatan, barat dan timur berbatasan dengan Serawak Malaysia.
Luas wilayah Brunei Darussalam adalah sebesar 5.765 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 436.620 jiwa. Mayoritas penduduk Brunei Darussalam memeluk agama Islam yaitu sebanyak 78,8%. Bahasa Melayu adalah bahasa resmi negara yang kebanyakan etnisnya adalah etnis Melayu (65,7%).Brunei Darussalam merupakan salah satu negara terkaya di dunia, pendapatan perkapita rakyatnya adalah sebesar US$ 79.700,- menurut data yang dikutip dari CIA World Factbook. Sedangkan Pendapatan Domestik Bruto berdasarkan paritas daya beli adalah sebesar US$ 33,73 miliar. Di Brunei Darussalam, warga negaranya tidak dipungut pajak penghasilan, pemerintahnya juga menyediakan layanan kesehatan gratis dan pendidikan gratis. Tulang Punggung perekonomian Brunei Darussalam adalah industri di sektor minyak bumi dan gas alam. Selain minyak bumi dan gas alam, pemerintah Brunei Darussalam juga berusaha untuk melakukan diversifikasi perekonomiannya di bidang industri dan perdagangan. Nilai mata uang Brunei yaitu Dolar Brunei (BND) memiliki nilai yang sama dengan Dolar Singapura (SGD).
Ibukota : Bandar Seri Begawan
Luas Wilayah : 5.765 km2
Jumlah Penduduk : 443.593 jiwa (estimasi Juli 2017)
Bahasa Resmi : Melayu
Mata Uang : Dolar Brunei (BND)
Hari Kemerdekaan : 1 Januari 1984 (dari Inggris)
Lagu Nasional : Allah Peliharakan Sultan
Tanggal Bergabung dengan ASEAN : 7 Januari 1984
Luas Wilayah : 5.765 km2
Jumlah Penduduk : 443.593 jiwa (estimasi Juli 2017)
Bahasa Resmi : Melayu
Mata Uang : Dolar Brunei (BND)
Hari Kemerdekaan : 1 Januari 1984 (dari Inggris)
Lagu Nasional : Allah Peliharakan Sultan
Tanggal Bergabung dengan ASEAN : 7 Januari 1984



Komentar
Posting Komentar